Sistem Koordinat Horizontal (SKH)

Sistem Koordinat Horizontal (SKH)

Ket:

Az. : Azimut, Alt. : Altitude (tinggi)

Z : Zenit, N : Nadir

U : Utara, S : Selatan

T : Timur, B : Barat

 


 

  1. Lingkaran primer dalam SKH adalah lingkaran Horizon.
  2. Lingkaran Horizon merupakan hasilperpotongan bidang Horizon dengan Bola langit.
  3. Titik kutub lingkaran Horizon adalah titik Zenit (Z) dan titik Nadir (N).
  4. Dalam SKH, posisi benda langit (*) digambarkan dalam Azimuth dan Altitude.
  5. Azimut adalah bujur SKH, yang diukur dari arah utara ke posisi * sepanjang horizon melewati arah timur.
  6. Altitude/tinggi (h) adalah tinggi * dari bidang horizon. Positif (+) untuk diatas bidang horizon, dan negatif (-) untuk dibawah bidang horizon.
  7. Jarak zenit diukur dari zenit (Z) ke posisi *. Jika * tepat di Z, jarak zenitnya 0o. jika * tepat di bidang horizon, jarak zenitnya 90o.
  8. Az. Utara = 0o, Az. Timur = 90o, Az. Selatan = 180o, Az. Barat = 270o.
  9. Dalam SKH tinggi kutub Utara dan kutub Selatan langit berubah terhadap posisi pengamat .
  10. Begitu pula tinggi dan Azimut sebuah benda langit bergantung pada posisi pengamat di permukaan bola Bumi.
Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s