Sistem Koordinat Ekuatorial (SKE)

Sistem Koordinat Ekuatorial SKE

  1. Lingkaran primer dalam SKE adalah lingkaran Ekuator Langit.
  2. Lingkaran Ekuator Langit  merupakan hasil perpotongan bidang Ekuator dengan Bola langit.
  3. Titik kutub lingkaran Ekuator Langit adalah titik Kutub Utara Langit (KLU) dan titik Kutub Selatan Langit (KLS).
  4. Dalam SKE, posisi benda langit (*) digambarkan dalam Asensiorekta (α) dan Deklinasi (δ).
  5. Asensiorekta adalah bujur SKH, yang diukur dari titik Aries (γ) ke posisi * sepanjang bidang ekuator langit ke arah timur.
  6. Deklinasi (δ) adalah lintang SKH, yang diukur dari bidang ekuator langit. Positif (+) untuk diatas bidang ekuator langit, dan negatif (-) untuk dibawah bidang ekuator langit.
  • Titik kutub Utara dan kutub Selatan langit merupakan perpotongan sumbu rotasi Bumi dengan bola langit.
  • Titik Aries  merupakan titik acuan atau titik nol untuk menentukan Asensiorekta. Deklinasi dan Asensiorekta titik Aries masing-masing adalah nol derajat (dAries = 0° dan aAries = 0°).
  • Asensiorekta sebuah benda langit mempunyai harga 0° £  a  £ 360° atau bila dinyatakan dalam jam adalah 0 jam £  a  £ 24 jam.
  • Harga deklinasi sebuah benda langit terletak antara +90° (titik Kutub Utara Langit) dari -90° (titik Kutub Selatan Langit) atau -90° £ δ £ +90°.
Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s