Asal-usul nama bintang

Apa itu bintang terang di sana? Jika kita menghabiskan banyak waktu untuk mengamati langit malam, kita pasti sering mendengar pertanyaan ini. Setelah kita akrab dengan kanopi yang dipenuhi bintang (langit), jawabannya akan segera datang kepada kita. “Mengapa bintang kemerahan yang terletak di langit selatan adalah Antares, dan bintang putih mengkilap di atas kepala kita disebut Vega?”. Kebanyakan nama-nama bintang yang umum digunakan saat ini berasal dari bahasa Arab, meskipun banyak juga yang berasal dari Yunani kuno.

Image

Bintang-bintang yang bertebaran di langit umumnya sudah memiliki nama, meskipun milyaran bintang masih banyak yang belum diberi nama. Rasi Orion, yang sering disebut Si Pemburu, memiliki keistimewaan yang luar biasa banyak, di antaranya adalah fakta bahwa semua bintang terangnya telah dikenal. Betelgeuse, yang terletak di sudut kiri atas Orion, peringkat teratas dalam daftar nama bintang favorit orang. Nama ini berasal dari bahasa arab yad al-jawza, yang berarti “tangan al-jawza.” (Al-jawza sendiri berarti “raksasa” atau “satu pusat “).

Di sudut yang berlawanan pada Orion terdapat bintang terang terkenal lainnya, Rigel. Namanya berasal dari bahasa Arab “al-rijl jawza”, yang berarti “kaki al-jawza.” Pada kiri bawah gambar si pemburu (rasi orion) ada Saiph. Nama bintang ini memiliki sejarah yang aneh. Berasal dari frase arab lama yang berarti “pedang raksasa.” Sebenarnya Saiph tidak berhubungan dengan pedang orion namun merupakan sebuah tali/kalung yang turun dari sabuk Orion. Rupanya nama ini diperoleh dari kesalahan pada masa lalu, dan terlanjur ditetapkan. Bintang terang keempat Orion di sudut lainnya adalah Bellatrix. Tidak seperti yang bintang lainnya, Bellatrix adalah nama Latin yang berarti “bintang Amazon.”

Sekarang kita beranjak ke tiga bintang di sabuk Orion. Pada ujung (kanan) Barat ada Mintaka dan pada ujung timur Alnitak. Keduanya berasal dari frase bahasa Arab yang berarti “sabuk al-jawza”. Alnilam, bintang yang terletak di tengah sabuk, juga mendapatkan namanya dari bahasa Arab. Nama ini berarti “kalung mutiara,”sebutan yang tepat untuk sabuk bintang tiga.

Tips:

Arah di langit dapat membingungkan. Peta bintang biasanya menunjukkan arah utara ke atas dan timur ke kiri karena itulah cara kita melihat langit. Bayangkan kita sedang melihat sebuah konstelasi yang terletak di belahan langit Selatan, bagian utara dari rasi tersebut terlihat di bagian atas peta, tapi sisi timur menghadap kiri.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s