Sistem Koordinat Langit

Jika Anda ingin menentukan suatu tempat di Bumi, yang perlu Anda ketahui adalah lintang dan bujur. Teknik yang sama diterapkan pada langit, dimana para astronom telah membuat sistem koordinat yang serupa yang disebut dengan sistem koordinat langit. Sistem koordinat langit sendiri ada beberapa macam. Dalam observasi objek-objek langit sistem koordinat langit sangat dibutuhkan untuk mengetahui letak objek yang akan diamati. Setelah Anda tahu di mana letak sebuah objek, Anda dapat menggerakan teleskop dengan tangan atau dengan bantuan komputer agar objek tersebut dapat terlihat di teleskop. Anda akan menemukan masing-masing pengamat memiliki pandangan yang kuat tentang metode mana yang paling baik.

Image

Sistem Koordinat Horizon

Pendekatan yang paling intuitif untuk menggukur letak suatu objek di sekitar langit yakni dengan menggunakan sistem koordinat horizon. Di sini, yang diukur adalah seberapa jauh sebuah objek dari horizon (altitude), dan seberapa jauh ke timur dari utara letak objek tersebut (azimuth). Sistem ini mungkin akan lebih sering didengar dan digunakan dalam menentukan letak suatu objek di langit. Misalnya: “Venus terletak pada ketinggian 15° di barat satu jam setelah matahari terbenam.”

Image

Sistem Koordinat Ekuatorial

Selain sistem koordinat horizon, sistem lain yang sering digunakan adalah sistem koordinat ekuatorial. Sistem koordinat ekuatorial sangat sesuai dengan sistem garis lintang dan bujur yang  digunakan di Bumi. Bayangkan semua benda langit menempel pada permukaan bola langit tak berhingga yang berpusat di Bumi. Ekuator langit merupakan perpanjangan dari ekuator bumi ke langit, dan kutub langit ditandai dengan sumbu rotasi bumi.

Para astronom mengukur seberapa jauh ke utara atau selatan dari ekuator langit letak suatu objek (deklinasi) dan seberapa jauh ke timur dari vernal equinox objek terletak (right ascension). Kelebihan dari sistem koordinat ekuator pada dasarnya relatif tetap terhadap bintang-bintang. Jadi, jika kita sudah tahu right ascension dan deklinasi dari Betelgeuse malam ini, Betelgeuse akan berada di posisi yang sama pada minggu depan, tahun depan, dan bahkan dekade berikutnya. Dalam sistem koordinat horizon, sebuah objek tidak tinggal di tempat yang sama dari satu jam ke jam berikutnya.

Image

Letak Orion di langit

Untuk mengetahui gambaran lebih jelas mengenai koordinat langit, kita lihat misalnya letak rasi Orion. Pada musim dingin, Orion terlihat membentang di ekuator langit (garis deklinasi 0°). Betelgeuse terletak hampir pada deklinasi 10° utara dari ekuator dan Rigel ada di selatan dengan jarak yang sama. Bagian utama dari Orion terletak antara 5 jam sampai 6 jam dari rigt ascension, menempatkannya sekitar seperempat lingkaran langit dari vernal equinox. Dalam contoh kasus ini letak bintang-bintang Orion digambarkan dengan sistem koordinat ekoutarial.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s